Wednesday, September 30, 2015

Banyak Perjalanan Dinas Dianggap Piktif



LOTIM – Bupati Lombok Timur H. Ali Bin Dahlan menganggap jajarannya tidak bekerja dengan baik. Ia juga mengungkapkan selama ini banyak perjalanan dinas piktif untuk dijadikan ajang jalan-jalan.
“Perjalanan dinas banyak ngarang-ngarang, coret saja yang tidak penting. Masa dinas parawisata mau ke taman mini sja biayanya 250 juta ? Yang gak penting gak usah dianggarkan,” geram Bupati kontroversial ini dalam sebuah kesempatan.
Dikatakan, dana yang banyak tersebut lebih baik digunakan untuk membantu buat rumah orang miskin. Setiap perjalanan yang tidak penting sama artinya mengambil hak rakyat yang seharusnya didapatkan.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga tidak luput dari semprotannya. Ali BD heran dengan orang di Prusda tersebut yang sering ingin berangkat ke luar daerah untuk pelatihan ataupun study banding.
“Saya setiap hari juga dapat undangan. Perjalanan dinas saya banyak, tapi saya tidak mau karena yang kita gunakan itu uang daerah,” Jelasnya.
Menurut Ali BD, perusahaan daerah (Prusda) selama ini juga mengecewakan. Aturan yang dibuat dikatakan hanya untuk kepentingan pribadi, jauh dari kepentingan daerah. “Ini perusahaan daerah, bukan perusahaan milik pribadi. Yang harus untung itu daerah bukan pimpinannya,” tegas Bupati.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar tidak menganggap diri sebagai bangsawan. “Jangan hanya gaya-gaya di dalam kantor saja, turun keliling lihat situasi !” pintanya.

No comments:

Post a Comment