Mataram – Ketua Umum Komite Olahahraga Nasional Indonesia
(KONI) NTB mengatakan semua cabang olahraga (Cabor) akan mendapat bantuan dalam
menghadapi Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XIX Jawa Barat.
Jumlah nominal yang akan diberikan sebesar Rp 25 juta untuk masing-masing
Cabor.
“Bagi Cabor yang akan mengikuti
Pra-PON, kami akan kasi bantuan sebesar Rp 25 juta. Itu rata untuk semua, jadi
silahkan Pengprov cari sendiri kalau kurang. Sedangkan atlet yang di Pelatda (Pemusatan
Latihan Daerah – red) menjadi urusan dan tanggungjawab kami,” papar Andy
Hadianto, Ketua KONI NTB.
Oleh karena itu Andy berharap agar
Pengprov aktif dan kreatif mencari dana tambahan. Ia juga berpesan dengan
kondisi keuangan yang minim jangan terlalu banyak atlet yang diturunkan dalam
menghadapi Pra-PON. “Makanya jangan kirim-kirim banyak atlet, cukup dua atau
tiga tapi berpotensi bisa sumbang emas. Pra-PON itu bukan untuk liburan ataupun
jalan-jalan,” tegasnya.
Sementara itu salah seorang Pengprov
Cabor Kempo, Agus Suharyan mengeluhkan dana yang dianggapnya sangat kecil
tersebut. “Kalau 25 juta itu sih tidak cukup, 100 juta saja masih kurang untuk
Pra-PON,” ucapnya.
Direncanakan Pengprov Kempo sendiri
akan menurunan 22 atlet terbaiknya untuk mengikuti Pra-PON XIX. Sementara yang
tergabung dalam Pelatda hanya tiga orang. Satu laki-laki atas nama Fauzi dan
dua perempuan yaitu Dwi Putri Kitnasari bersama adiknya Yuli Prayanti. Artinya
19 atlet akan menajdi tanggungjawab Pengprov Kempo NTB.
Menanggapi hal tersebut Andy
Hadianto berharap semua Cabor bisa memahami kondisi keuangan yang ada. Anggaran
untuk KONI tahun 2015 hanya 8 miliar 150 juta, tentu sangat tidak cukup untuk
mengakomodir puluhan Cabor.
“Kalau mau dana banyak silahkan
tunjukkan prestasi dulu, KONI pasti akan memberikan dukungan penuh bagi yang
berprestasi. Mereka yang mampu mengharumkan nama NTB akan diberikan haknya,”
jelas Andy.
Dalam APBD murni 2015, KONI NTB
mendapat anggaran sebesar Rp 8.150.000.000. Alokasi anggaran terbanyak untuk
prestasi yaitu 68 % (Rp. 5.516.000.000), belanja pegawai,barang dan jasa di
secretariat KONI sebesar 1 miliar 340 juta, perbaikan dan rehab GOR Rp 350
juta, rapat-rapat Rp 70 juta, dan lain-lainnya. (zwr
)
No comments:
Post a Comment