Tuesday, September 29, 2015

Jatah Setiap Cabor Rp 25 Juta



Mataram – Ketua Umum Komite Olahahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB mengatakan semua cabang olahraga (Cabor) akan mendapat bantuan dalam menghadapi Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XIX Jawa Barat. Jumlah nominal yang akan diberikan sebesar Rp 25 juta untuk masing-masing Cabor.
“Bagi Cabor yang akan mengikuti Pra-PON, kami akan kasi bantuan sebesar Rp 25 juta. Itu rata untuk semua, jadi silahkan Pengprov cari sendiri kalau kurang. Sedangkan atlet yang di Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah – red) menjadi urusan dan tanggungjawab kami,” papar Andy Hadianto, Ketua KONI NTB.
Oleh karena itu Andy berharap agar Pengprov aktif dan kreatif mencari dana tambahan. Ia juga berpesan dengan kondisi keuangan yang minim jangan terlalu banyak atlet yang diturunkan dalam menghadapi Pra-PON. “Makanya jangan kirim-kirim banyak atlet, cukup dua atau tiga tapi berpotensi bisa sumbang emas. Pra-PON itu bukan untuk liburan ataupun jalan-jalan,” tegasnya.
Sementara itu salah seorang Pengprov Cabor Kempo, Agus Suharyan mengeluhkan dana yang dianggapnya sangat kecil tersebut. “Kalau 25 juta itu sih tidak cukup, 100 juta saja masih kurang untuk Pra-PON,” ucapnya.
Direncanakan Pengprov Kempo sendiri akan menurunan 22 atlet terbaiknya untuk mengikuti Pra-PON XIX. Sementara yang tergabung dalam Pelatda hanya tiga orang. Satu laki-laki atas nama Fauzi dan dua perempuan yaitu Dwi Putri Kitnasari bersama adiknya Yuli Prayanti. Artinya 19 atlet akan menajdi tanggungjawab Pengprov Kempo NTB.
Menanggapi hal tersebut Andy Hadianto berharap semua Cabor bisa memahami kondisi keuangan yang ada. Anggaran untuk KONI tahun 2015 hanya 8 miliar 150 juta, tentu sangat tidak cukup untuk mengakomodir puluhan Cabor.
“Kalau mau dana banyak silahkan tunjukkan prestasi dulu, KONI pasti akan memberikan dukungan penuh bagi yang berprestasi. Mereka yang mampu mengharumkan nama NTB akan diberikan haknya,” jelas Andy.
Dalam APBD murni 2015, KONI NTB mendapat anggaran sebesar Rp 8.150.000.000. Alokasi anggaran terbanyak untuk prestasi yaitu 68 % (Rp. 5.516.000.000), belanja pegawai,barang dan jasa di secretariat KONI sebesar 1 miliar 340 juta, perbaikan dan rehab GOR Rp 350 juta, rapat-rapat Rp 70 juta, dan lain-lainnya. (zwr
)

No comments:

Post a Comment